Hades: Dewa Yunani Penguasa Dunia Bawah
Hades adalah dewa Yunani penguasa Dunia Bawah dan raja alam orang mati. Sebagai salah satu dari tiga dewa Olimpian paling berkuasa, ia mengatur jiwa-jiwa orang yang telah meninggal, menjaga keteraturan abadi yang memisahkan dunia orang hidup dari dunia orang mati.
Pengantar
Hades adalah dewa Yunani penguasa Dunia Bawah dan raja alam orang mati. Sebagai salah satu dari tiga dewa Olimpian paling berkuasa, ia mengatur jiwa-jiwa orang yang telah meninggal, menjaga keteraturan abadi yang memisahkan dunia orang hidup dari dunia orang mati. Meski ditakuti dan jarang disebut namanya, ia bukanlah dewa kejahatan, melainkan dewa keadilan yang tidak memihak dan tak terelakkan.
Setelah kekalahan para Titan, dunia dibagi melalui undian di antara tiga bersaudara: Zeus mendapatkan langit, Poseidon mendapatkan laut, dan Hades mendapatkan Dunia Bawah. Dari istananya yang gelap di kedalaman bumi, Hades memerintah sebuah alam yang luas dan kompleks, yang pada akhirnya harus dilalui oleh setiap jiwa manusia.
Asal Usul & Kelahiran
Hades adalah putra tertua dari para Titan Kronos dan Rhea, dan karenanya menjadi yang pertama di antara tiga bersaudara yang ditelan oleh ayahnya. Seperti saudara-saudaranya, ia ditelan bulat-bulat oleh Kronos, yang takut akan ramalan kuno bahwa keturunannya sendiri suatu hari akan menggulingkannya. Hades menghabiskan masa awal keberadaannya terperangkap di dalam perut ayahnya, bersama Hera, Demeter, Hestia, dan Poseidon.
Ketika Zeus akhirnya membebaskan saudara-saudaranya dengan menipu Kronos agar meminum ramuan pencahar, Hades muncul sebagai sosok dewasa yang siap berperang. Ia memainkan peran penting dalam Titanomachy, perang sepuluh tahun melawan para Titan, dengan menggunakan Helm Kegelapan yang diberikan kepadanya oleh para Cyclops. Topi itu membuat pemakainya tidak terlihat dan memungkinkan Hades bergerak tanpa diketahui di medan perang, menebarkan teror di barisan para Titan.
Peran & Kekuasaan
Sebagai penguasa Dunia Bawah, Hades memiliki kekuasaan mutlak atas semua yang memasuki kerajaannya. Alamnya bukanlah tempat hukuman semata, melainkan tujuan setiap jiwa setelah kematian, terlepas dari kehidupan yang telah mereka jalani. Orang-orang yang telah meninggal disortir saat tiba oleh tiga hakim: Minos, Rhadamanthus, dan Aeacus. Yang berbudi luhur dikirim ke Elysium, yang jahat ke Tartarus untuk dihukum, dan jiwa-jiwa biasa ke padang kelabu Asphodel.
Hades juga menguasai kekayaan yang tersimpan di dalam bumi, logam mulia, batu permata, dan tanah subur yang menghasilkan tanaman. Hubungan ini dengan kekayaan bumi melahirkan nama eufemistisnya Plouton (yang berarti 'Yang Kaya'), yang kemudian diadopsi oleh bangsa Romawi sebagai Pluto. Manusia sering enggan menyebut nama aslinya karena takut menarik perhatiannya, sehingga mereka menggunakan gelar-gelar seperti itu untuk memanggilnya secara tidak langsung.
Kepribadian & Karakter
Berbeda dari Zeus yang mudah marah atau Poseidon yang bertemperamen panas, Hades digambarkan sebagai sosok yang tegas, tidak kenal kompromi, dan selalu bersikap tidak memihak. Ia tidak tertarik untuk ikut campur dalam urusan dunia orang hidup, perhatiannya adalah menjaga keteraturan kematian yang tidak bisa diubah. Begitu sebuah jiwa memasuki kerajaannya, Hades hampir tidak pernah mengizinkannya pergi. Saat-saat langka ketika ia melunak menjadi beberapa momen paling terkenal dalam seluruh mitologi Yunani.
Ia tidak digambarkan sebagai sosok jahat atau sadis, melainkan dingin, khidmat, dan sangat adil. Ia tidak mencari penyembah atau kemuliaan. Orang Yunani kuno memandangnya dengan rasa gentar, bukan kebencian. Ia adalah perwujudan dari nasib yang tak terelakkan. Ketegasannya diimbangi oleh keadilan yang suram: ia memperlakukan jiwa raja dan pengemis dengan cara yang sama, bahkan para dewa yang memasuki alamnya pun terikat oleh hukum-hukumnya.
Mitos-Mitos Utama
Penculikan Persephone: Mitos paling terkenal yang melibatkan Hades adalah penculikannya terhadap Persephone, putri Demeter. Terpesona oleh kecantikannya, Hades membelah bumi dan menyeretnya turun ke kerajaannya dengan keretanya. Demeter, yang diliputi kesedihan, membuat semua tanaman layu sehingga kelaparan melanda dunia. Zeus akhirnya menjadi penengah dengan sebuah kompromi: Persephone akan menghabiskan sebagian tahun bersama Hades sebagai permaisurinya dan sebagian lagi bersama ibunya. Kisah ini menjadi mitos asal-usul pergantian musim.
Orpheus dan Eurydice: Ketika musisi Orpheus turun ke Dunia Bawah untuk membawa kembali istrinya yang telah meninggal, Eurydice, permainannya mengharukan bahkan Hades hingga menangis. Dewa orang mati itu setuju untuk membebaskan Eurydice dengan satu syarat, yaitu Orpheus tidak boleh menoleh ke belakang ke arahnya sampai mereka mencapai permukaan. Sayangnya, Orpheus menoleh beberapa saat terlalu cepat, dan Eurydice pun dikembalikan ke alam orang mati selamanya.
Heracles dan Cerberus: Sebagai tugas terakhir yang diberikan oleh Raja Eurystheus, Heracles turun ke Dunia Bawah dan meminta izin Hades untuk membawa Cerberus, anjing penjaga berkepala tiga, ke permukaan. Hades mengizinkan dengan syarat Heracles tidak menggunakan senjata apa pun. Heracles pun menaklukkan makhluk itu hanya dengan tangannya sendiri.
Pelarian Sisyphus: Raja yang cerdik, Sisyphus, berhasil mengelabui kematian dua kali. Bahkan pernah melarikan diri dari Dunia Bawah dengan menipu Persephone. Ketika akhirnya ia ditangkap kembali, Hades menghukumnya dengan menggelindingkan sebuah batu besar ke atas bukit untuk selamanya, hanya untuk menyaksikannya menggelinding kembali ke bawah. Hukuman ini menjadi simbol abadi dari pekerjaan sia-sia yang tak berujung.
Keluarga & Hubungan
Hades adalah putra tertua dari Titan Kronos dan Rhea, serta saudara dari Zeus, Poseidon, Hera, Demeter, dan Hestia. Meski menjadi saudara laki-laki tertua, ia mendapat undian terburuk dalam pembagian dunia dan menerima Dunia Bawah, sementara Zeus mendapat langit dan Poseidon mendapat laut. Meski begitu, sumber-sumber kuno memperdebatkan apakah hasil ini benar-benar acak atau sudah ditakdirkan.
Hubungan terpentingnya adalah dengan istrinya, Persephone, yang ia culik dari dunia atas. Meski persatuan itu diawali dengan penculikan, sumber-sumber kuno sering menggambarkan Hades sebagai suami yang setia, meski posesif. Persephone kemudian memerintah sebagai Ratu Dunia Bawah dengan otoritas yang nyata, menjadi penengah bagi para pemohon yang memasuki alam orang mati. Ikatan mereka menjadi salah satu pasangan paling ikonik dalam mitologi Yunani.
Hades memiliki sedikit anak dibandingkan saudara-saudaranya. Putrinya, Melinoe, adalah dewi hantu dan ritual malam hari. Macaria adalah dewi kematian yang diberkati. Beberapa tradisi Orphic juga menyebut Zagreus, dewa primordial yang terkait dengan kultus misteri, sebagai putra Hades dan Persephone.
Pemujaan & Kultus
Hades adalah salah satu dewa Yunani utama yang paling sedikit disembah. Namanya sendiri dihindari oleh orang Yunani biasa, yang takut bahwa menyebutnya bisa menarik perhatiannya kepada mereka. Kuil yang didedikasikan khusus untuk Hades sangat jarang, dan pengorbanan hewan untuknya biasanya dilakukan pada malam hari, dengan hewan kurban berwarna hitam. Para penyembah memalingkan wajah mereka selama ritual yang dilakukan untuk menghormatinya, dan persembahan diletakkan langsung ke dalam lubang yang digali di tanah agar dapat turun ke alamnya.
Meski demikian, Hades tetap dihormati dalam beberapa konteks tertentu. Di Elis di Peloponnese, sebuah kuil untuk Hades dibuka hanya setahun sekali, dan hanya bisa dimasuki oleh sang imam. Kultus-kultus misteri, terutama Misteri Eleusinian yang berpusat di Eleusis dekat Athena, menempatkan Hades dan Persephone di jantung ritual rahasia mereka. Para inisiat ke dalam misteri-misteri ini dijanjikan kehidupan yang lebih berkah di alam baka, sebuah daya tarik kuat yang menarik para pengikut dari seluruh dunia Yunani selama lebih dari seribu tahun.
Simbol & Atribut
Bident, tongkat atau tombak bermata dua, adalah senjata khas Hades dan lambang otoritasnya, serupa dengan petir Zeus dan trisula Poseidon. Helm Kegelapan (juga disebut Topi Ketidaktampakan) adalah salah satu benda miliknya yang paling kuat. Dibuat oleh para Cyclops, benda ini sesekali dipinjamkan kepada para dewa dan pahlawan seperti Athena dan Perseus.
Cerberus, anjing berkepala tiga yang menakutkan, penjaga pintu masuk Dunia Bawah, selalu terkait erat dengan Hades dalam seni maupun mitos. Pohon sipres adalah pohon yang disucikan untuknya dan biasa ditanam di pemakaman Yunani sebagai simbol berkabung dan perjalanan menuju alam baka. Bunga narcissus memiliki makna khusus karena itulah bunga yang memikat Persephone sehingga Hades bisa merebutnya. Domba jantan hitam adalah hewan kurban tradisional yang dipersembahkan untuknya, dan kunci Hades, yang melambangkan kekuasaan mutlaknya atas siapa yang bisa masuk atau keluar dari alamnya, muncul dalam tradisi seni kemudian sebagai salah satu atribut khasnya.
FAQ
Apakah Hades jahat dalam mitologi Yunani?
Apa nama Romawi Hades?
Mengapa Hades menculik Persephone?
Apa perbedaan antara Hades (sang dewa) dan Hades (tempat)?
Apakah Hades termasuk salah satu dari dua belas Olimpian?
Halaman Terkait
Ratu Dunia Bawah dan istri Hades
ZeusRaja para dewa dan saudara Hades
PoseidonDewa laut dan saudara Hades
DemeterDewi panen dan ibu Persephone
HermesPsychopomp yang mengantar jiwa-jiwa ke Dunia Bawah
Dunia BawahAlam orang mati yang diperintah oleh Hades
Misteri EleusinianKultus misteri kuno yang berpusat pada Hades dan Persephone
Hades vs PlutoHades Yunani dibandingkan dengan padanan Romawi-nya, Pluto
Hades (Video Game)